NILAI MODERASI BERAGAMA
Ahlussunah wal Jama'ah memiliki ciri-ciri, diantaranya adalah mempunyai watak yang paling menonjol yakni moderat (tawassuth), disamping itu juga I'tidal (bersikap adil), tawazun (bersikap seimbang), dan tasamuh (bersikap toleran), sehingga ia menolak segala bentuk Tindakan dan pemikiran ekstrim (tatharruf) yang dapat melahirkan penyimpangan dan penyelewengan dari ajaran Islam. Dalam pemikiran keagamaan, juga dikembangkan keseimbangan (jalan tengah) antara penggunaan wahyu (naqliyah) dan rasio (aqliyah) sehingga dimungkinkan dapat terjadi akomodatif terhadap perubahan-perubahan di masyarakat sepanjang tidak melawan doktrin-doktrinĀ yag dogmatis. Ahlussunnah Wal Jama'ah juga memiliki sikap-sikap yang lebih toleran terhadap tradisi disbanding dengan paham-paham kelompok Islam lainnya. Bagi ahlussunah, mempertahankan tradisi memiliki makna penting dalam kehidupan keagamaan. Suatu tradisi tidak langsung dihapus seluruhnya, juga tidak diterima seluruhnya, tetapi berusha secara bertahap di Islamisasi (diisi dengan nilai-nilai Islam).